Follow by Email

Rabu, 29 Agustus 2012

Struktur ribosom



Struktur ribosom
 Pengetahuan tentang struktur ribosom telah berkembang lebih dari 50 tahun yang lalu. Semula disebut microsome, ribosom pertama yang teramati pada awal abad ke 20 seperti partikel yang sangat kecil yang sulit diamati dengan mikroskop biasa. Pada tahun 1940 dan 1950, mikrograf elektron pertama memperlihatkan ribosom bakteri berbentuk lonjong (oval), dengan dimensi 29 nm × 21 nm, lebih kecil dari ribosom eukariotic. Pada pertengahan 1950, penemuan ribosom sebagai tempat sintesis protein memacu percobaan‐percobaan untuk menjelaskan struktur partikel ini lebih rinci lagi.


 Mikroskop memang sangat membantu dalam memahami struktur ribosom, namun dalam perkembangan selanjutnya justru analisis komponen dengan ultrasentrifugasi yang dapat memahami struktur ribosom secara terperinci. Dengan menggunakan teknik ini, ribosom utuh (Intact) eukariot diketahui mempunyai koefisien sedimentasi (pengendapan) 80S, sedangkan ribosom utuh bakteria mempunyai koefisien sedimentasi 70S, dan masing‐masing ribosom dapat dipisahkan lagi menjadi komponen yang lebih kecil :
• Setiap ribosom terdiri dari dua subunit.
• Pada eukariot terdiri dari 60S dan 40S;
• Pada bakteri terdiri dari 50S and 30S.
�� Perhatikan bahwa koefisien sedimentasi tidak bersifat aditif sebab koefisien sedimentasi tergantung pada bentuk dan massa molekul.
• Subunit besar ribosom mengandung beberapa rRNA:
• tiga rRNA (28S, 5.8S dan 5S rRNA) pada eukariot
• dua rRNA (23S and 5S rRNA) pada bakteria.
�� Pada bakteria, rRNA yang ekuivalen dengan 5.8S rRNA eukariotik terkandung dalam 23S rRNA
• Subunit kecil ribosom terdiri dari rRNA tunggal:
• 18S rRNA pada eukariot dan
• 16S rRNA pada bakteria.
• Keuda subunit ribosom mengandung bermacam‐macam protein ribosomal.
• Protein ribosomal subunit kecil disebut S1, S2, dan seterusnya
• Protein ribosomal subunit besar disebut L1, L2, dan seterusnya




 Ribosom adalah organel yang terdapat dlam sel letaknya di sitoplasma sel, fungsi utamanya yaitu dalm proses translasi dalam sintesis protein. Diameter ribosom sekitar 20 nm serta terdiri atas 65% RNA ribosom (rRNA) dan 35% protein ribosom (disebut Ribonukleoprotein atau RNP). ribosom menerjemahkan mRNA untuk membentuk rantai polipeptida (yaitu protein) menggunakan asam amino yang dibawa oleh tRNA pada proses translasi. letak ribosom dalam sel, ribosom tersuspensi di dalam sitosol atau terikat pada retikulum endoplasma kasar, atau pada membran inti sel (wikipedia).


Gambar ribosom dalam sel; tampak tersebar di sitosol dan menempel pada retikulum endoplasma kasar



diposkan oleh : muhammad choirul abidin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar